Contact Online

Thursday, December 22, 2016

Behind The Scene "Cerita di Balik Sebuah Karya Tulis"





Aloha J, Assalamualaikum, Annyeong Haseyo, Halo,

 "Selamat Hari Ibu untuk para ibu dan calon ibu hebat di dunia!"
 
Setelah 1 tahun hiatus posting-posting something di blog, kali ini saya bakal posting cerita dan perjuangan saya dan teman-teman sekelompok dalam membuat karya tulis ilmiah. Nah, karya tulis ilmiah ini adalah salah satu tugas yang bakal jadi nilai aktivitas untuk mata kuliah Praktikum Aplikasi Keuangan Negara. Mata kuliah ini ada di semester 5 lhoo (gk terasa sebentar lagi lulus aamiin).

Tugas karya tulis ilmiah ini kami beri judul “Rancangan Aplikasi Pencarian Kos Dan Kontrakan Berbasis Android Di Lingkungan Politeknik Keuangan Negara Stan (PKN STAN)”. Dann tentunya buat menghasilkan 1 karya tulis ini gak mudahh lhoo karena butuh berminggu-minggu dan berbulan-bulan supaya jadi 1 karya yang bagus. 


Di awal semester 5, dosen kami, Pak Heru ngasih kami tugas untuk bikin 1 karya tulis tentang teknologi, bisa evaluasi yang udah ada atau bikin aplikasi baru. Awalnya tugas ini dikumpul sebelum UTS Semester 5, tapii karena karya kami masih banyak kekurangan, akhirnya deadline tugas diperpanjang hingga 20 Desember kemarin.

Setelah proses menentukan anggota kelompok, tanggal 25 sepetember kami mulai bikin grup di WA untuk memudahkan koordinasi, terus tanggal 3 Oktober kumpul buat diskusi tapi belum nemu ide yang cocok. Terus tanggal 5 oktober, si Tanti mengajukan ide buat evaluasi aplikasi grab atau gojek. Tapii berhubung kelas sebelah sudah ada yang eval itu dan merasa kurang setuju dengan ide Tanti, jadi saya mengusulkan untuk buat aplikasi aja karena bingung apa yang mau di evaluasi. 


Awalnya, ide aplikasi yang tercetus pertama kali adalah bikin rancangan aplikasi olshop untuk anak STAN yang bertujuan untuk memfasilitasi dan mewadahi minat wirausaha mahasiswa STAN karena banyak anak STAN yang kreatif menjual apa aja yang mereka bisa jual J. Terutama untuk mahasiswa yang menjual atribut yang berbau STAN seperti kaos, tote bag, jaket, botol minum, dsb yang dijual khusus buat anak STAN. Nah karena kami melihat sistem order yang masih manual (kalo mau pesan harus chat penjual, serta jarkoman jualan yang sering tenggelam apalagi banyak jarkoman yang muncul setiap 5 menit sekali di STAN) yang akhirnya muncullah ide untuk bikin rancangan aplikasi olshop tersebut. 

Nah setelah punya ide dan konsep aplikasi, tanggal 8 oktober kami mulai bagi tugas. Tanti bikin bab 1 (pendahuluan), saya bikin bab 2 (landasan teori) dan 3 (pembahasan), dan Rama bikin daftar isi dan bab 4 (simpulan dan saran) serta tampilan aplikasi. Karena kami gak menguasai coding sama sekali, akhirnya saya yang bikin tampilan aplikasi pakai Corel Draw X7 dengan menyesuaikan tampilan yang udah di buat Rama di kertas. 

Eh tapi, segala sesuatu terkadang tidak berjalan sesuai kehendak. Ide kami sedikit ditolak karena kami tidak memiliki diferensiasi/perbedaan aplikasi olshop kami dengan aplikasi olshop yang udah ada seperti tokopedia, lazada, dsb. So, Pak Heru menyuruh kami untuk mencari perbedaannya, dan apa yang membuat aplikasi kami lebih unggul. Sedikit sedih sih karena buat bikin karya tulis yang pertama tentunya juga gak mudah, apalagi kami bukan mahasiswa jurusan TI/Ilmu Komputer. Dan karena waktu pengumpulan karya tersebut mendekati UTS, maka kami hiatus dulu memikirkan KTI tersebut karena kami harus fokus ke UTS.

Setelah UTS, karena bawaanya masih malas (peace) dan saya sibuk ngurusin pemira (Pemilihan Raya buat milih Presma dan Wapresma BEM, Ketua HIMA, dan BLM) selama seminggu dan baru benar-benar bisa istirahat setelah tanggal 21 November, akhirnya kami baru melakukan diskusi beberapa hari kemudian untuk mencari perbedaan aplikasi olshop kami dengan aplikasi sejenis. Hasilnya ................... Buntu. Kami gak bisa menemukan sesuatu yang membuat aplikasi olshop kami lebih unggul dibanding aplikasi sejenis.

Lalu beberapa hari kemudian, saya punya ide untuk memperkecil lingkup dan fokus pada 1 hal, yaitu Kosan dan Kontrakan untuk mahasiswa. dengan ide itu saya mengusulkan untuk mengganti bahasan KTI dengan membuat rancangan aplikasi pencarian kos dan kontrakan untuk mahasiswa. Tanti dan Rama menyetujui ide saya dan setelah diajukan ke Pak Heru, Pak Heru juga menyetujui bahasan tersebut. Nahh kalo gak salah tanggal 30 November malem, kami diskusi di kantin parma membahas konsep, garis besar, pertanyaan untuk survei kebutuhan kos dan kontrakan, serta pembagian tugas. Masih seperti pembagian tugas rancangan aplikasi olshop sebelumnya, Tanti bikin bab 1 (pendahuluan) plus bikin form survei, saya bikin bab 2 (landasan teori) dan 3 (pembahasan), dan Rama bikin daftar isi dan bab 4 (simpulan dan saran). Karena kami gak menguasai coding sama sekali, akhirnya saya (lagi) yang bikin tampilan aplikasi pakai Corel Draw X7. 

Nah tanggal 5-10 desember, kami melakukan survei lewat google form dengan target 100 mahasiswa. Alhamdulillah target kami terpenuhi setelah menjarkom sana-sini dan pm beberapa teman, dan adik tingkat satu persatu. Pokoknya buat ngumpulin responden aja butuh perjuangan J. Nah setelah responden terpenuhi, kami mengolah data hasil survey dan mengambil hasil yang kami perlukan untuk menunjang pembuatan rancangan aplikasi pencarian kos dan kontrakan. setelah menetapkan deadline dan karya tulis kami telah kami anggap selesai, hari Jumat tanggal 16 Desember kami konsultasi ke Pak Heru mengenai karya tulis kami. Dan tentunya karya tulis kami di poles agar hasilnya bisa maksimal. Sayangnya yang bisa ikut konsultasi cuman saya dan Rama karena Tanti tenyata ketiduran xD. 

Nah yang harus kami poles adalah penambahan fitur dan melengkapi landasan teori serta rumusan masalah. Setelah berbagi tugas dan deadline, tugas masing-masing anggota saya terima untuk sedikit disunting dan diedit karena ada beberapa kata dan kalimat yang kurang pas dan tidak sesuai EYD serta pemberian cover karya tulis.
Karena tanggal 19 desember saya pulang sedangkan tanggal 20 deadline pengumpulan tugas, saya membuat deadline ke diri saya sendiri untuk menyelesaikan dan mengirim tugas via email ke Pak Heru tanggal 18 Desember. Alhamdulilllah tanggal 18 Desember malam, setelah duduk di depan laptop mulai minggu pagi, tugas karya tulis ilmiah kami telah saya kirim ke email Pak Heru.


Setelah tugas tersebut dikirim, perasaan saya langsung lega karena saya berhasil memenuhi deadline yang telah saya buat sendiri dan lega karena akhirnya tugas kuliah udah berkurang satu setelah menyelesaikan tugas ini berbulan-bulan.

Biarpun awalnya sedikit berat hati dapat tugas berat seperti ini (hehe), lama kelamaan saya mulai terbiasa dan ikhlas untuk duduk lama di depan laptop dan fokus mengerjakan 1 hal. KTI. Jujur saya bukan tipe orang yang gampang fokus :”. Perjuangan membuat KTI ini melatih saya untuk menjadi lebih sabar dengan apa yang terjadi, sabar dan ikhlas jika sesuatu tidak berjalan sesuai tujuan, sabar jika Rama dan Tanti telat ngumpulin deadline ke saya xD, belajar menghargai setiap pendapat dan sifat orang lain, belajar membagi waktu ditengah kesibukan kuliah dan aktivitas kampus, dan belajar menaklukan diri sendiri karena tantangan dan rintangan terbesar justru datang dari diri sendiri (contohnya malas). Tugas ini setidaknya membuat saya dan teman-teman saya mulai belajar bagaimana membuat karya tulis yang baik untuk bekal persiapan kami dalam menyusun KTTA di Semester 6. Difficult Roads Lead to Beautiful Destinations. Right?


Big Thanks to :
·         Rama dan Tanti atas kerja sama dan partisipasinya, tanpa kalian berdua tugas kita gak akan selese :)
·         Pak Heru atas bimbingannya selama ini, maaf kalau karya tulis kami masih banyak kekurangan di sana-sini :)

Last, ada Quote bagus, tapi lupa dari siapa, begini bunyinya :
Hidup adalah Belajar
#Belajar Berpuas Hati, Meski Tak Cukup
#Belajar Memahami, Walau Tak Sehati
#Belajar Ikhlas, Meski Belum Rela
#Belajar Bersabar, Walau Terbebani
#Belajar Setia, Meski Ada Godaan Pikiran
#Belajar Memaafkan, Walau Pernah Disakiti

No comments:

Post a Comment